Segera Menabung untuk Beli Domain Anything.id.

Domain Anything.id akhirnya telah disetujui oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) setelah terjadi kesepakatan oleh seluruh peserta dalam Diskusi Umum Terbuka yang digelar oleh PANDI di Teater Mandala Pemuda, Kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta pada Senin, 30 September 2013. Acara tersebut diawali dengan silaturahmi bersama Menteri Pemuda Dan Olahraga, Roy Suryo yang sekaligus membuka acara tersebut.
 
Domain Anything.Id
 
Dari info yang penulis dapatkan dari blog PANDI, domain Anything.Id pertama kali diusulkan oleh CBN Registrar pada tanggal 17 Agustus 2013, karena banyaknya permintaan dari publik termasuk pemerintah. Menurut informasi yang didapat dari liputan6, Ketua Umum PANDI Andi Budimansyah menyatakan pemerintah sempat meminta domain apec2013.id ke PANDI, namun tidak bisa dilayani karena PANDI belum punya kebijakan untuk domain tersebut.

Selama ini memang baru Domain Tingkat Dua (DTD).id yang bisa digunakan oleh publik. Hingga saat ini, PANDI mengelola sebelas DTD .id, yaitu co.id, biz.id, web.id, my.id, or.id, sch.id, ac.id, desa.id, net.id, go.id, dan mil id. Padahal beberapa negara sudah meluncurkan top level country domain masing-masing, seperti Jepang (.jp), Kanada (.ca), Amerika Serikat (.us), Inggris (.uk), Singapura (.sg), hingga Malaysia (.my). Indonesia sendiri belum meluncurkannya.

Domain Anything.id yang nantinya dapat digunakan oleh seluruh Warga Negara Indonesia baik institusi, personal, dan institusi asing yang memiliki perwakilan di Indonesia serta pemegang merek asing yang terdaftar di Indonesia.

Harga Domain Anything.Id:

Harga yang akan dikenakan yaitu sebesar Rp 500.000,- per tahun, diperoleh secara aklamasi pada pertemuan tersebut dari usulan harga 200 ribu, 500 ribu, 1 juta bahkan 10 juta rupiah. Selain itu, domain minimal harus terdiri dari lima karakter sebagai pembeda dengan DTD yang ada sekarang. Jika pendaftaran domain anything.id menginginkan pemakaian di bawah 5 karakter, dapat dilakukan dengan mengajukan permintaan khusus kepada PANDI.

Ada beberapa hal disini yang sedikit mengusik penulis:

  • Mengapa PANDI disini selaku perwakilan dari Indonesia bergerak lambat dan baru sekarang bergerak dalam hal domain Anything.id ini, padahal sudah ada negara lain yang menggunakannya, dengan kata lain, kenapa selalu dibelakang ?
  • Mengapa yang membuka pertemuan itu adalah Roy Suryo yang notabene adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, bukankah seharusnya lebih cocok dilakukan oleh Tifatul Sembiring selaku Menteri Komunikasi dan Informatika ? Jangan-jangan Tifatul Sembiring sedang inspeksi ke Timnas sepak bola Indonesia U23 yang kalah di final Islamic Solidarity Games 😀
  • Mengapa harga domain Anything.id tinggi sekali untuk ukuran rata-rata rakyat Indonesia ?

Dari usulan di pertemuan tersebut, penulis sendiri lebih setuju jika harga Anything.id adalah Rp.200.000 bahkan kalau bisa lebih rendah lagi, cara penetapan harganya adalah membandingkan dengan negara-negara lain, cari yang terendah, dan tetapkan harga yang lebih murah dari harga tersebut, itu baru penentuan harga yang benar.

Kalau mau dilihat dari segi keeksklusifan, harga Rp.500.000 juga sangat tidak mencerminkan, sekalian saja jual diharga 5 milyar, biar cuma perusahaan-perusahaan kelas kakap yang mampu beli, itu baru eksklusif. Bagaimana mungkin pertumbuhan domain Indonesia bisa mengalahkan domain-domain yang lain kalau penerapan kebijakan selalu tertinggal dari negara lain disertai nilai jual yang tidak sesuai dengan keadaan ekonomi rakyat.

Bagi Anda yang berminat dengan domain Anything.id ini, segeralah menabung dari sekarang, bila sudah ada dana, jangan lupa segera memesannya hanya di DeDoHo.Pw.

 
 
Segera Menabung untuk Beli Domain Anything.id.

Pin It on Pinterest